Tabrakan Maut di Bone: Xenia Vs Nmax, Pejalan Kaki Tewas
Kecelakaan tragis di Bone: Daihatsu Xenia menabrak Yamaha Nmax dan menyerempet pejalan kaki hingga tewas. Dua pelajar Paskibraka luka.
Bagas Aditya
Wartawan / Kontributor Senior

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Poros Makassar-Soppeng
Kecelakaan lalu lintas yang memilukan terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 07.10 Wita. Sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi DD 1102 XAD yang dikemudikan Wahyudi Heris (30) hilang kendali dan menabrak sepeda motor Yamaha Nmax DD 5994 QN yang dikendarai pelajar Chaerunnisa (16) yang membonceng Erlis Yunita (16). Insiden ini juga menyerempet seorang pejalan kaki bernama Usman (59) yang sedang berada di pinggir jalan.
Menurut Kapolsek Lamuru AKP Nurhayati, mobil yang melaju dari arah Soppeng menuju Makassar tiba-tiba kehilangan kendali dan melebar ke jalur kanan. "Mobil hilang kendali dan tiba-tiba ke kanan, pada saat bersamaan menabrak pengendara dari arah berlawanan," ujarnya. Usman yang sedang berada di pinggir jalan ikut terseret oleh mobil sejauh kurang lebih 10 meter dan meninggal dunia di tempat.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Akibat kecelakaan ini, Usman (59) meninggal dunia. Sementara itu, dua pelajar yang merupakan peserta Paskibraka mengalami patah tulang dan kini dirawat di RSUD. "Keduanya merupakan peserta Paskibraka yang mau ke lapangan untuk latihan. Keduanya dirawat di RSUD karena mengalami patah kaki dan tangan," jelas Nurhayati.
Analisis Keselamatan: Pentingnya Kewaspadaan dan Kondisi Kendaraan
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara. Beberapa faktor yang sering menjadi penyebab hilangnya kendali kendaraan antara lain:
- Kondisi ban yang aus atau tekanan angin tidak sesuai.
- Kecepatan berlebih yang mengurangi waktu reaksi.
- Kelelahan pengemudi yang mengurangi konsentrasi.
- Kondisi jalan yang licin atau rusak.
Untuk mencegah kejadian serupa, pengemudi disarankan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan, mematuhi batas kecepatan, dan beristirahat cukup jika melakukan perjalanan jauh. Bagi pejalan kaki, penting untuk selalu waspada dan berada di tempat yang aman, terutama di jalan raya dengan lalu lintas padat.
Data dan Fakta Kecelakaan di Indonesia
Berdasarkan data Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 100.000 kasus kecelakaan dengan jumlah korban jiwa mencapai puluhan ribu. Kecelakaan di jalan poros antarprovinsi sering kali melibatkan kendaraan pribadi dan sepeda motor, dengan faktor utama human error.
Langkah yang Harus Dilakukan Setelah Kecelakaan
Jika Anda mengalami atau menyaksikan kecelakaan, berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Amankan lokasi kejadian dan beri tanda agar kendaraan lain tidak melaju kencang.
- Hubungi pihak berwajib (Polisi) dan ambulans segera.
- Berikan pertolongan pertama pada korban jika memungkinkan, tanpa memindahkan korban secara gegabah.
- Jangan meninggalkan lokasi sebelum pihak berwajib tiba.
Kecelakaan di Bone ini meninggalkan duka mendalam. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan para korban luka segera pulih. Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas.
Disadur dan diolah dari rujukan berita: detikcom (Lihat berita asli)
Bagas Aditya
Penulis dan kontributor ahli di OtoWarta.