Rekor Dunia: Mobil Hidrogen Hydromax Tembus 654 Km/Jam di Utah
Kabar terbaru: Mobil hidrogen Hydromax memecahkan rekor dengan kecepatan 654 km/jam di Utah, dikendarai Andy Green.
Bagas Aditya
Wartawan / Kontributor Senior

Teknologi hidrogen kembali mencatat sejarah baru di dunia otomotif. Sebuah mobil bertenaga hidrogen bernama Hydromax Streamliner berhasil menembus kecepatan luar biasa, 654 km per jam, di Bonneville Salt Flats, Utah, Amerika Serikat. Pencapaian ini bukan sekadar rekor kecepatan, melainkan tonggak penting dalam pengembangan energi bersih untuk kendaraan masa depan.
Andy Green: Manusia Tercepat di Darat
Di balik kemudi Hydromax adalah Andy Green, mantan pilot tempur Angkatan Udara Inggris (RAF) yang sudah malang melintang dalam urusan rekor kecepatan. Green adalah satu-satunya manusia yang berhasil menembus kecepatan suara di darat dengan Thrust SSC pada tahun 1997. Kini, ia kembali membuat gebrakan dengan mengendarai mobil bertenaga hidrogen.
Hydromax Streamliner: Mesin Pembakaran Hidrogen Bertenaga 1600 HP
Hydromax Streamliner dirancang khusus untuk balap kecepatan, dengan bentuk aerodinamis menyerupai peluru. Mobil ini dibekali dua mesin pembakaran internal berbahan bakar hidrogen, masing-masing menghasilkan tenaga 800 tenaga kuda (horsepower). Total tenaga gabungan mencapai 1.600 HP, memungkinkan mobil ini melesat hingga kecepatan 654 km/jam.
Pada dua percobaan resmi yang dilakukan pada Selasa (11/8), Hydromax mencatat kecepatan rata-rata 406,32 mph atau sekitar 654 km/jam. Catatan ini memecahkan rekor kendaraan hidrogen sebelumnya yang dibuat pada tahun 2004, dengan selisih lebih dari 220 mph (sekitar 354 km/jam).
Verifikasi FIA: Rekor Resmi Dunia
Pencapaian gemilang ini telah diverifikasi oleh Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), badan pengatur olahraga otomotif dunia. FIA mengakui kecepatan tersebut sebagai rekor dunia resmi untuk kendaraan bertenaga hidrogen. Ini menjadi bukti bahwa teknologi hidrogen mampu bersaing dengan mesin konvensional dalam hal performa.
Lebih dari Sekadar Rekor: Uji Potensi Hidrogen untuk Kendaraan Berat
Proyek Hydromax tidak hanya bertujuan mengejar rekor kecepatan semata. Di balik itu, ada misi besar untuk menguji potensi mesin pembakaran hidrogen sebagai solusi energi untuk sektor kendaraan berat. Mesin konstruksi, alat pertanian, dan truk-truk besar membutuhkan tenaga besar dan waktu operasi panjang. Baterai listrik untuk kendaraan semacam itu masih memiliki keterbatasan bobot dan infrastruktur pengisian.
Hidrogen hadir sebagai alternatif menarik. Mesin pembakaran hidrogen dapat diadaptasi dari teknologi mesin bensin/diesel yang sudah ada, sehingga memudahkan transisi. Selain itu, hidrogen dapat diisi ulang dengan cepat, mirip pengisian BBM, menjadikannya praktis untuk kendaraan berat yang sering beroperasi jarak jauh.
Dampak bagi Industri Otomotif
Rekor ini membuka mata dunia bahwa hidrogen bukan sekadar bahan bakar untuk mobil penumpang, tetapi juga bisa menjadi tulang punggung transportasi berat di masa depan. Beberapa produsen otomotif besar seperti Toyota dan Hyundai telah mengembangkan mobil hidrogen, namun penerapannya di kendaraan komersial masih terbatas. Keberhasilan Hydromax dapat mempercepat penelitian dan pengembangan mesin hidrogen di berbagai sektor.
Dengan semakin ketatnya regulasi emisi global, hidrogen menawarkan solusi rendah emisi yang dapat diandalkan. Meski masih ada tantangan dalam hal produksi hidrogen yang ramah lingkungan dan infrastruktur pengisian, rekor ini menjadi langkah besar menuju adopsi yang lebih luas.
Kesimpulan
Rekor 654 km/jam yang dicetak Andy Green bersama Hydromax Streamliner adalah bukti nyata bahwa teknologi hidrogen memiliki masa depan cerah. Lebih dari sekadar angka, pencapaian ini menginspirasi industri otomotif untuk terus berinovasi dalam mencari energi alternatif yang bersih dan efisien. Hidrogen, dengan segala potensinya, siap menjadi pemain kunci dalam revolusi kendaraan ramah lingkungan.
Disadur dan diolah dari rujukan berita: TribunNews.com (Lihat berita asli)
Bagas Aditya
Penulis dan kontributor ahli di OtoWarta.