Komunitas

Kecelakaan Maut Drag Race Kotamobagu: 7 Tewas, Panitia Janji Tanggung Jawab

Kabar duka dari Kotamobagu: 7 orang tewas dalam kecelakaan drag race. Panitia berjanji bertanggung jawab. Ikuti perkembangan beritanya.

B

Bagas Aditya

Wartawan / Kontributor Senior

11 Agustus 20263 min baca
Kecelakaan Maut Drag Race Kotamobagu: 7 Tewas, Panitia Janji Tanggung Jawab

Duka Mendalam di Ajang Drag Race Kotamobagu

Suasana meriah ajang Tournament Drag Race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (9/8/2026), berubah menjadi duka mendalam. Sebuah mobil peserta balap yang dikemudikan pembalap Tian Ngantung mengalami kecelakaan fatal yang merenggut nyawa 7 orang dan melukai 9 lainnya. Peristiwa ini menjadi sorotan tajam publik, terutama terkait aspek keselamatan dalam event balap liar yang kerap kali mengabaikan standar keamanan.

Kronologi dan Daftar Korban

Berdasarkan laporan sementara, kecelakaan terjadi saat mobil yang dikemudikan Tian Ngantung kehilangan kendali dan menghantam kerumunan penonton. Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia dan kepolisian masih melakukan identifikasi terhadap para korban. Berikut daftar sementara korban tewas dan luka:

Korban Tewas (7 Orang)

  • Korban 1: (Nama belum diumumkan)
  • Korban 2: (Nama belum diumumkan)
  • Korban 3: (Nama belum diumumkan)
  • Korban 4: (Nama belum diumumkan)
  • Korban 5: (Nama belum diumumkan)
  • Korban 6: (Nama belum diumumkan)
  • Korban 7: (Nama belum diumumkan)

Korban Luka-Luka (9 Orang)

  • 9 orang mengalami luka berat dan ringan, sebagian telah dilarikan ke RSUD Kota Kotamobagu dan RS lainnya untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Panitia akan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh korban dan keluarga,” ujar perwakilan panitia dalam konferensi pers singkat.

Janji Tanggung Jawab dari Panitia

Pihak panitia pelaksana Tournament Drag Race langsung bergerak cepat memberikan pernyataan resmi. Mereka menyatakan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya perawatan korban luka, santunan bagi keluarga korban meninggal, serta bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan. “Kami tidak akan lari dari tanggung jawab. Ini adalah musibah yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Aspek Keselamatan dalam Event Balap Liar

Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya ajang balap liar (drag race) yang sering digelar tanpa izin resmi dan tanpa standar keselamatan yang memadai. Beberapa faktor yang sering menjadi penyebab kecelakaan antara lain:

  • Kurangnya pengamanan lintasan – Tidak ada pembatas yang cukup antara lintasan dan area penonton.
  • Kendaraan tidak laik jalan – Banyak peserta menggunakan mobil modifikasi yang tidak memenuhi spesifikasi keamanan balap.
  • Tidak ada tim medis siaga – Penanganan pertama terhadap korban sering terlambat.
  • Kurangnya pengawasan pihak berwenang – Event semacam ini kerap digelar tanpa izin resmi.

Langkah Hukum dan Investigasi

Kepolisian Resor Kotamobagu telah mengamankan lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pembalap Tian Ngantung. Barang bukti berupa mobil yang terlibat kecelakaan juga telah dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan menyelidiki apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan ini, baik dari sisi pembalap maupun panitia penyelenggara.

Kesimpulan dan Imbauan

Tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat, khususnya para penggemar otomotif. Balap liar bukanlah ajang yang aman dan sangat berisiko mencelakakan diri sendiri serta orang lain. Kami mengimbau kepada para pembalap dan penyelenggara event untuk selalu mengedepankan keselamatan, menggunakan sirkuit resmi yang telah memenuhi standar, dan mendapatkan izin dari pihak berwenang.

Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan para korban luka segera diberikan kesembuhan. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas otomotif.


Disadur dan diolah dari rujukan berita: TribunNews.com (Lihat berita asli)

Bagikan Artikel Ini:
B

Bagas Aditya

Penulis dan kontributor ahli di OtoWarta.