Komunitas

GIIAS 2026: Gotion Pamerkan Baterai Motor Listrik, Sinyal Lokalisasi

Gotion akan memamerkan baterai motor listrik di GIIAS 2026. Langkah ini mendukung lokalisasi industri EV roda dua di Indonesia.

B

Bagas Aditya

Wartawan / Kontributor Senior

10 Agustus 20264 min baca
GIIAS 2026: Gotion Pamerkan Baterai Motor Listrik, Sinyal Lokalisasi

GIIAS 2026 Jadi Panggung Gotion Perkuat Ekosistem Motor Listrik Indonesia

Jakarta, 10 Maret 2025 – Gotion, produsen baterai kendaraan listrik asal Tiongkok, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pasar Indonesia. Dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang akan digelar di ICE BSD, Tangerang, Gotion akan memamerkan lini baterai khusus untuk motor listrik. Langkah ini menjadi sinyal kuat dukungan terhadap percepatan elektrifikasi roda dua di Tanah Air, sekaligus memperkuat upaya lokalisasi industri komponen kendaraan listrik.

Partisipasi Gotion di GIIAS 2026 bukan sekadar pameran produk. Perusahaan yang berbasis di Hefei ini ingin menunjukkan bahwa baterai motor listrik yang mereka kembangkan memiliki tingkat keamanan tinggi, performa stabil, dan keandalan untuk berbagai kebutuhan mobilitas harian. Dengan populasi motor listrik yang terus meningkat, kehadiran baterai berkualitas menjadi kunci utama.

Teknologi Baterai LFP: Keamanan dan Ketahanan

Gotion dikenal sebagai salah satu pemain global dalam pengembangan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP). Teknologi ini dipilih karena memiliki siklus hidup panjang, stabilitas termal yang baik, dan risiko kebakaran lebih rendah dibandingkan baterai berbasis nikel. Untuk motor listrik, Gotion menyiapkan sel baterai dengan kepadatan energi yang optimal, memungkinkan jarak tempuh lebih jauh tanpa mengorbankan ruang bagasi.

Selain itu, sistem manajemen baterai (BMS) cerdas yang diintegrasikan memastikan monitoring suhu, tegangan, dan arus secara real-time. Hal ini penting untuk mencegah overcharging dan overdischarging yang dapat memperpendek umur baterai. Gotion juga mengklaim baterainya mampu bekerja pada rentang suhu luas, cocok dengan iklim tropis Indonesia yang panas dan lembab.

Dukungan Lokalisasi Industri EV

Langkah Gotion membawa teknologi baterai motor listrik ke GIIAS 2026 sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong penggunaan komponen dalam negeri (TKDN). Dengan membangun kemitraan bersama produsen motor lokal, Gotion berpeluang mendirikan pabrik perakitan baterai di Indonesia. Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat rantai pasok domestik.

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor listrik pada 2025 diperkirakan mencapai 1,2 juta unit, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Dengan volume sebesar itu, kebutuhan baterai akan sangat besar. Gotion siap menjadi pemasok utama, baik untuk motor listrik konversi maupun produksi pabrikan.

Pengalaman Gotion di Pasar Global

Gotion bukan nama asing di industri baterai global. Perusahaan yang berdiri sejak 2006 ini telah memasok baterai untuk berbagai merek otomotif, termasuk Volkswagen yang menjadi salah satu pemegang sahamnya. Pengalaman panjang ini menjadi modal berharga untuk menghadirkan produk berkualitas di Indonesia.

Di China, Gotion memasok baterai untuk bus listrik dan truk berat, membuktikan ketahanan produknya dalam penggunaan komersial. Untuk motor listrik, Gotion telah mengembangkan sel baterai berkapasitas 20-30 Ah dengan tegangan 3,2V, yang dapat dikonfigurasi menjadi paket baterai sesuai kebutuhan daya motor.

“Baterai motor listrik Gotion dirancang dengan standar keamanan tertinggi, sesuai regulasi global. Kami berkomitmen mendukung transisi energi Indonesia,” ujar juru bicara Gotion dalam keterangan resmi.

Spesifikasi Baterai Motor Listrik Gotion

  • Kimia sel: LFP (Lithium Iron Phosphate)
  • Tegangan nominal: 3.2V per sel
  • Kapasitas: 20-30 Ah (variasi sesuai model motor)
  • Siklus hidup: lebih dari 3000 kali pengisian
  • Sistem manajemen: BMS cerdas dengan monitoring real-time
  • Keamanan: tahan suhu tinggi, anti-overcharge, anti-korsleting

Peluang dan Tantangan Lokalisasi

Lokalisasi baterai motor listrik di Indonesia tidak lepas dari tantangan. Infrastruktur pengisian daya yang terbatas menjadi salah satu hambatan utama. Namun, dengan semakin banyaknya stasiun penukaran baterai (battery swap) yang digalakkan pemerintah, adopsi motor listrik diperkirakan akan semakin mudah.

Gotion juga perlu bersaing dengan produsen baterai lain seperti CATL dan LG Energy Solution yang juga melirik pasar Indonesia. Namun, keunggulan Gotion terletak pada harga yang lebih kompetitif dan kemauan untuk transfer teknologi.

Kesimpulan

Kehadiran Gotion di GIIAS 2026 menjadi angin segar bagi industri motor listrik Indonesia. Dengan teknologi baterai yang aman dan andal, serta dukungan nyata terhadap lokalisasi, Gotion berpotensi menjadi pemain kunci dalam ekosistem EV roda dua. Bagi konsumen, kehadiran baterai berkualitas akan meningkatkan rasa percaya diri untuk beralih ke motor listrik. Pemerintah pun diuntungkan dengan terciptanya lapangan kerja dan pengurangan impor.

Jangan lewatkan pameran Gotion di GIIAS 2026 untuk melihat langsung inovasi baterai motor listrik yang akan menggerakkan masa depan mobilitas Indonesia.


Disadur dan diolah dari rujukan berita: TribunNews.com (Lihat berita asli)

Bagikan Artikel Ini:
B

Bagas Aditya

Penulis dan kontributor ahli di OtoWarta.